Pamekasan – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) MWCNU Pegantenan resmi meluncurkan produk olahan singkong bernama TetteNu.
Peluncuran TetteNu merupakan bagian dari upaya LPNU Pegantenan dalam mendorong penguatan ekonomi warga Nahdliyin melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Produk berbahan dasar singkong itu diharapkan menjadi salah satu ikon kuliner lokal sekaligus mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian masyarakat.
Ketua LPNU MWCNU Pegantenan, Rusdiyanto mengatakan, TetteNu merupakan produk UMKM yang lahir dari potensi lokal dengan tujuan memperkuat perekonomian masyarakat. Menurutnya, seluruh aspek legalitas produk juga telah dipenuhi agar masyarakat semakin yakin terhadap kualitas yang ditawarkan.
“TetteNu merupakan produk UMKM lokal yang kami launching melalui LPNU Pegantenan. Alhamdulillah, produk ini sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal sehingga siap dipasarkan kepada masyarakat,” ujar Rusdiyanto Rabu (15/07/2026)

Ia menjelaskan, pemilihan keripik tette sebagai produk unggulan bukan tanpa alasan. Selama ini, komoditas singkong yang menjadi bahan bakunya mulai kurang diminati karena harga jual yang rendah. Akibatnya, tidak sedikit petani yang beralih ke tanaman lain sehingga produksi singkong di tingkat lokal semakin berkurang.
Kami berharap hasil panen petani singkong lokal bisa terserap dengan harga yang lebih layak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.
Melalui peluncuran TetteNu, LPNU Pegantenan berharap tercipta sinergi antara pelaku UMKM dan petani lokal. Semakin meningkatnya permintaan terhadap produk tersebut diharapkan mampu mendorong petani kembali membudidayakan singkong sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh produk TetteNu, pemesanan dapat dilakukan melalui UD Rizki Mulia yang berlokasi di Kantor LPNU MWCNU Pegantenan, Desa Bulangan Branta.