Nasional

Diterkam Buaya Saat Perbaiki Perahu, Pria Ini Ditemukan Tewas Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Juli 23, 2026

Foto: Ilustrasi

BANYUASIN – Seorang pria bernama Ipan Nurzaman (25) ditemukan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat memperbaiki perahu di Sungai Desa Teluk Betuk, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (6/7/2026). Korban ditemukan sehari setelah kejadian, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-26.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diserang seekor buaya muara ketika memperbaiki kemudi perahu bersama rekannya. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan jasad korban sekitar 450 meter dari lokasi kejadian.

Kapolsek Pulau Rimau, AKP Yusri Meriansyah, mengatakan proses pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait insiden tersebut.

“Korban ditemukan sekitar 450 meter dari titik awal kejadian. Setelah menerima informasi dari warga, tim gabungan langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi,” ujar AKP Yusri Meriansyah.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 01.53 WIB. Saat itu, Ipan bersama tiga rekannya sedang memperbaiki kemudi perahu yang dipergunakan untuk mengangkut hasil panen.

Ketika salah seorang rekannya melompat ke sungai untuk membantu proses perbaikan, korban diduga ikut turun ke air. Tidak lama kemudian, seekor buaya muara tiba-tiba muncul dan langsung menyeret korban ke dalam sungai.

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai serta kondisi gelap membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan aparat setempat.

Pencarian dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian, warga, dan tim gabungan. Setelah beberapa jam melakukan penyisiran di sekitar lokasi, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Kisah pilu ini semakin mengundang perhatian publik setelah diketahui korban ditemukan tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-26.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan keluarga, Ipan juga berencana melangsungkan pernikahan sekitar tiga bulan mendatang karena telah bertunangan dengan kekasihnya.

“Iya, mau nikah. Tiga bulan lagi kan sudah tunangan. Cuma karena musibah seperti ini, kita doakan saja untuk almarhum,” ujar salah satu anggota keluarga.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan yang menjadi habitat buaya agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada malam hari.(vick)

Facebook
X
WhatsApp

Berita Terbaru

Opini