PAMEKASAN – Sebanyak 30 peserta mengikuti seleksi tahap II Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi (STIDKI) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Kamis (6/8/2025). Dari puluhan peserta tersebut, hanya 20 orang yang akan dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan beasiswa.
Seleksi berlangsung di gedung STIDKI Al-Hamidy dengan melibatkan langsung tim yang diterjunkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kehadiran tim tersebut menjadi bagian dari proses seleksi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan program.
Tim Pemprov Jatim terdiri atas Dr. Abd. Wahid, M.HI., selaku penguji, Drs. KH. Mutam Mukhtar, M.Pd., sebagai pemantau, serta Dedi Mervin, S.H., sebagai pendamping.
Pihak STIDKI Al-Hamidy menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Wakil Ketua I STIDKI Al-Hamidy menilai beasiswa yang diberikan Pemprov Jatim selain dinilai bantuan pendidikan sekaligus bagian dari investasi sumber daya manusia.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pemprov Jatim terhadap pendidikan. Sebab, melalui beasiswa LPPD ini secara tidak langsung sudah berinvestasi bagi ketercapaian Generasi Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIDKI Al-Hamidy, Adib Ibrohimi, menegaskan komitmen kampus dalam mendukung seluruh proses seleksi.
“Kami mengikuti semua prosedur untuk mendukung program Pemprov Jatim,” katanya.Pihaknya berharap program beasiswa itu dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.(vk)