SAMPANG – Video yang memperlihatkan seorang perempuan diduga mengalami penganiayaan beredar di media sosial dan menjadi perhatian warganet. Peristiwa tersebut disebut terjadi di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.
Dalam video yang beredar, seorang perempuan terlihat mendapat perlakuan kekerasan dari perempuan lain. Rekaman tersebut kemudian menyebar di media sosial dan memunculkan beragam tanggapan dari pengguna internet.
Di tengah kejadian, perempuan yang menjadi sasaran penganiayaan terdengar memohon agar tindakan tersebut dihentikan.
“Mi, aku mohon maaf. Aku mau berhenti, Mi,” ujar korban dalam rekaman tersebut.
Namun, perempuan yang merekam kejadian itu terdengar memberikan respons berbeda.
“Biarin, ingat dosanya, Mbak,” ucapnya.
Informasi yang beredar menyebut, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Perempuan yang menjadi sasaran penganiayaan disebut memiliki hubungan dengan seorang pria yang telah berstatus sebagai suami.
Dugaan tersebut kemudian dikaitkan dengan motif penganiayaan. Meski demikian, informasi mengenai hubungan tersebut perlu ditempatkan sebagai bagian dari keterangan dalam perkara yang sedang ditangani polisi.
Terpisah, Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penganiayaan terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kusmanto mengatakan korban merupakan warga Desa Ketapang Laok berinisial MR (27). Sementara salah satu pelaku berinisial KH.
“Penganiayaan ini terjadi karena korban melakukan perselingkuhan dengan suami pelaku. Sementara pelaku merupakan seorang bidan di Desa Bira Barat,” terang Kusmanto, sebagaimana dilansir Media Jatim.(vik)